4 Gudeg di Solo yang Bisa Menjadi Pilihan Kulinermu

Gudeg di solo – Bagi kamu yang sedang liburan ke solo, kamu akan menemukan makanan atau kuliner yang istimewa ini, menu ini adalah “gudeg”, iya gudeg adalah menu kuliner yang disajikan dengan nasi hangat serta juga diberikan tambahan ayam atau lauk lainnya. Gudeg ini rasanya tidak terlalu manis tetapi sangat enak, apa saja gudeg yang rekomended untuk kamu ?

Sebelum informasi gudeg rekomendasi, alangkah baiknya kita bahas tentang gudeg itu sendiri ya.

Mengenali Bedanya Gudeg Jogja, Gudeg Solo, dan Gudeg Semarang

Ada beragam jenis gudeg yang tersebar di daerah jawa tengah. Kalau sedang mampir atau melewati Solo, Jogja, atau Semarang, jangan lupa untuk mencoba sajian gudegnya.

Memang gudeg merupakan salah satu menu andalan daerah Jawa Tengah, tapi jangan dikira semua rasanya sama. Rasa dan tampilan gudeg dari tiga kota ini semuanya berbeda, lho. Apa saja perbedaannya? Simak pembahasannya berikut ini.

1. Tampilan Warnanya

Yang paling mencolok saat melihat ketiga gudeg ini adalah dari segi tampilannya. Gudeg Jogja warnanya lebih coklat pekat dibanding dengan gudeg Solo dan gudeg asal Semarang. Warna gudeg Solo dan Semarang tak secoklat gudeg asli Jogja. Warna coklat yang pekat pada gudeg Jogja karena gudeg Jogja menambahkan lebih banyak gula jawa.

Sehingga dari cara pembuatan yang gula jawanya lebih banyak itu akan membuat gudeg jogja rasanya menjadi lebih manis dibandingkan dengan gudeg solo dan semarang.

2. Rasanya

Ciri khas dari gudeg Jogja yang membedakan dengan gudeg lainnya adalah rasanya yang dominan manis. Penggunaan gula jawa pada gudeg, selain untuk menambah warna coklat yang pekat, juga mempengaruhi rasanya sehingga lebih dominan manis. Tapi tenang, biar gak eneg dengan rasa manis, selalu ada sambal krecek pedas yang membantu untuk menetralkan rasa.

Berbeda dengan gudeg Jogja, di Solo gudeg justru terasa gurih. Warna coklat gudeg Solo hanya beraal dari rebusan daun jati dan sedikit gula jawa, karena itu gudeg ini sangat cocok untuk yang kurang suka dengan rasa manis.

Untuk gudeg Semarang, rasanya justru lebih dominan pedas, karena juga dilengkapi dengan sambel uleg. Tapi sebagian juga ada yang sudah membuat sambal kreceknya super pedas, jadi gak perlu sambal lagi. Kalau mau lebih pedas, cukup minta kuah sambal krecek yang lebih banyak.

3. Teksturnya

Tanpa kuah apapun dan dimasak benar-benar sampai asat kuahnya, gudeg Jogja terlihat yang paling kering. Berbeda dengan gudeg Solo yang masih menyisakan sedikit kuah, atau nyemek. Sementara itu, gudeg Semarang justru disajikan dengan kuah opor kental yang akan terlihat begitu menggumpal di atas nasi. Inilah yang bikin gudeg Semarang juga nggak kalah populer untuk diburu pecinta kuliner.

4. Komposisi Racikannya

Komposisi gudeg dari ketiga kota tersebut tidak jauh berbeda. Terdiri dari gudeg nangka, sambal krecek, telur pindang, dan ayam. Yang membedakan, gudeg Semarang juga dilengkapi dengan ekstra koyor sapi yang lembut, kenyal, dan empuk. Selain itu, terkadang beberapa penjual juga menyajikan dengan sayuran lain seperti buncis dan kentang.

5. Penyajian dan Pengemasan

Penyajian gudeg ini memang unik, kalau makan di tempat maka akan disajikan di atas daun pisang, atau piring yang sudah diberi alas daun pisang. Kalau dibawa pulang, gudeg akan dikemas dalam besek.

Nah, yang paling unik, karena keraton masih aktif di Jogja dan Solo, banyak juga yang menawarkan pengemasan dengan kendil, lho. Ini merupakan salah satu cara kraton dalam menyajikan hidangan, sangat menarik buat oleh-oleh, ya.

Jadi gudeg mana yang sesuai dengan selera anda ? Kalau terlalu jauh dengan kota-kota gudeg tersebut, buat sendiri saja di rumah.

Gudeg disolo simak dibawah ini :

1. Gudeg Ceker Bu Kasno

Hampir sebagian besar warung gudeg di Solo identik dengan tambahan ceker pedas ini. Begitu pula dengan Gudeg Ceker Bu Kasno atau Gudeg Ceker Margoyudan yang berada di Jalan Monginsidi. Seporsinya terdiri dari nasi hangat, kerecek, ceker ayam, ati ampela, serta kerupuk sebagai pelengkap hidangan. Jenis gudegnya basah dengan kuah kental. Jangan salah, menu lezat di sini hanya ada di malam hari.

2. Gudeg Ceker Bu Yati

Selain rasanya yang tak terlalu manis, gudeg Solo juga lebih pedas. Pun demikian, penggemarnya tidak sedikit. Begitu pula penggemar gudeg ceker Bu Yati yang berada di kawasan Keprabon, tepat di Jalan Ronggowarsito. Buka dari jam 6 sore, menu di sini tak jauh beda dengan gudeg Solo lainnya. Ada tambahan ceker dan aneka lauk lain seperti uritan, babat, hingga sate telur. Rasanya nikmat, apalagi bumbunya yang meresap ke bagian terdalam gori (nangka muda) serta ceker.

3. Gudeg Bu Mari

Warung pertama yang menawarkan menu gudeg di Solo ada di Jalan Gatot Subroto. Namanya Gudeg Bu Mari dengan sajian andalan berupa seporsi nasi hangat, gudeg, tahu putih, tahu kulit, telur dan ayam. Selain menawarkan gudeg, warung ini juga terkenal dengan cekernya. Mau beli seporsi dengan 10 biji ceker juga bisa. Tak hanya itu, ada juga bubur lemu yang terkenal dan difavoritkan pecinta kuliner. Hidangan ini berupa bubur yang dimasak dengan santan dan disajikan dengan gudeg. Rasanya ? Tentu saja nendang.

4. Gudeg Mbak Yus

Gudeg tak hanya nikmat jika disantap dengan nasi hangat. Bahkan dengan potongan lontong tetap mantap. Seperti Gudeg Mbak Yus yang berada di RA Kartini, Timuran, Banjarsari. Warung makan ini menyediakan lontong dengan gudeg serta opor ayam yang lezatnya bikin terngiang-ngiang. Selain itu, kamu juga bisa menambah uritan atau ceker pedas yang menggugah selera. Soal rasa, tak perlu diragukan lagi. Jadi ngiler dengan kuliner di Solo ini kan ?

Kuliner Lain

Tempat Wisata Terdekat

Demikian gudeg yang sangat direkomendasikan untuk kamu yang sedang berlibur ke kota solo, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan informasi ini ke teman-teman, keluarga supaya mereka tau informasi yang bermanfaat ini, terimakasih.

Leave a Comment