Candi cetho karanganyar, pesona candi tertinggi di indonesia

Candi Cetho – kamu mencari info tempat wisata alam di sekitar solo ?  wisata ini bisa menjadi referensi buat kamu yang ingin mencari tempat yang udaranya sejuk, pesona mengagumkan dari arsitektur candi ini dan pemandangan yang tidak henti-hentinya membuat takjub akan keindahannya.

Dibawah ini informasi lengkap seputar tempat wisata candi cetho di karanganyar, sejarahnya, harga tiket masuk, alamat dan peta lokasi, jam buka operasional serta berbagai gambar menarik kami sediakan disini untuk kamu yang ingin berkunjung ke candi cetho.

Candi Cetho, Karanganyar

Candi cetho adalah sebuah candi yang berada di atas ketinggian, sekitar 1496 mdpl, dengan letak yang begitu tinggi candi cetho ini juga mendapatkan panggilan sebagai candi diatas awan, dan merupakan salah satu candi tertinggi di indonesia.

Candi cetho juga merupakan salah satu tempat yang digunakan untuk jalur pendakian gunung lawu, banyak juga pendaki gunung lawu yang lebih memilih untuk mendaki melalui candi cetho walaupun jarak yang harus ditempuh menjadi lebih jauh dan panjang, tetapi jalur pendakian ini memiliki pemandangan yang lebih bagus dan mengesankan.

Menarik bukan ? tempat yang berada ditempat dengan ketinggian diatas 1000 mdpl memang selalu memberikan rasa takjub akan keindahannya, udara sejuk dan dinginnya, jauhnya dari hiruk pikuk kota dan yang pasti kamu tidak akan pernah bosan dan lelah untuk menikmati keindahan pemandangan sekitar candi cetho ini.

Alamat Candi Cetho

Alamatnya adalah di Ceto, RT.01/RW.03, Cetho, Gumeng, Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792.

Rute Lokasi Candi Cetho

Bagi kamu yang berasal dari jakarta, jogja, bandung, semarang atau daerah barat bisa menuju kearah solo, kemudian kamu bisa menuju kearah karanganyar, tulisan arah karanganyar biasanya sudah jelas terlihat atau kamu bisa tanya ke warga solo mengenai arah ke karanganyar lebih tepatnya terminal karangpandan.

Saat kamu sudah sampai di terminal karangpandan, kamu mengikuti jalan yang lurus saja arah kebun teh kemuning, bukan kearah kanan yang menuju ke tawangmangu.

Ikuti saja jalannya hingga menemui jalan yang mulai menanjak dan berliku-liku, naik turun, yang penting hati-hati saat menggunakan kendaraan pribadi.

Sampai sini kamu bisa bertanya ke warga sekitar untuk menuju ke arah candi cetho jika kamu masih bingung arah, jangan khawatir warga sekitar sangat ramah kok asalkan bertanya nya juga sopan.

Saran saat perjalanan

Untuk rute nya memang sulit bahkan bagi yang menggunakan kendaraan sendiri jenis matic akan sangat kesulitan jika tidak bisa mengendarai dengan baik, karena jalanannya sangat menanjak dan naik turun sehingga performa kendaraan yang sangat menentukan.

Dan sangat disarankan menggunakan kendaraan jenis offroad agar lebih aman, atau kendaraan selain matic karena banyak pengendara yang gagal sampai lokasi dikarenakan motornya tidak kuat untuk melewati jalan yang menanjak.

Peta Lokasi

Sumber : google maps

Daftar Harga Tiket masuk dan biaya parkir

KeteranganHarga / Biaya
Harga Tiket Masuk (HTM)Rp. 10.000
Biaya Parkir Kendaraan MotorRp. 2.000 – Rp. 5.000
Biaya Parkir Kendaraan MobilRp. 10.000 – Rp. 20.000

Jam buka operasional

Keterangan HariJam Buka
Setiap Hari (senin – minggu)Jam 07.00 – 17.00 WIB

Fasilitas Candi Cetho

Mushola 
Toilet

Makanan atau kuliner Khas

Makanan atau kuliner khas disini juga tersedia disekitar candi cetho, seperti di restoran atau rumah makan sederhana seperti :

  • Bale Ndeso
  • Bale Branti
  • Warung sekitar

Tempat Wisata Terdekat

Ada banyak tempat wisata di solo yang bisa kamu kunjungi jika sedang berkunjung ke candi cetho ini, diantaranya :

Rekomendasi tempat wisata di soloraya dan tawangmangu

Gambar Wisata Candi Cetho

gambar candi cetho
Photo by @storiesgen
wisata candi cetho
Photo by @hijedelasdunas
foto candi cetho
Photo by @andrylunga
spot foto candi cetho
Photo by @travellindokece
candi cetho
candi cetho

Tips Saat Berwisata ke Candi Cetho

  • Jika kamu membawa kendaraan pribadi baik itu motor atau mobil, pastikan kendaraan tersebut dalam kondisi baik dan dapat melakukan perjalanan dijalan yang menanjak dan naik turun.
  • Bawa perlengkapan untuk memotret baik itu ponsel atau kamera, karena pemandangan yang indah akan membuat kita menyesal kalau tidak diabadikan dalam foto & video.
  • Selalu jaga kebersihan, baik didalam candi cetho atau diluar candi cetho, buat sampah pada tempatnya ya.

Baca juga : Tips agar tidak mabuk perjalanan

Lihat Ulasan di Google

ulasan candi cetho

Hingga artikel ini ditulis, ulasan yang masuk di google sudah 7784 ulasan, dengan nilai atau rate 4.6 bintang, nilai yang sangat baik dengan segitu banyaknya orang yang menilai candi cetho. Berikut beberapa ulasannya :

Novie Ananda mengatakan :

  • Candi Ceto merupakan candi bercorak agama Hindu yang diduga kuat dibangun pada masa-masa akhir era Majapahit.
  • Lokasi candi berada di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 1496 m di atas permukaan laut, dan secara administratif berada di Dusun Ceto, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.
  • Kalau kesini, diusahakan pas cuacanya cerah, biar dapet view yang bagus, tempatnya enak buat foto-foto kayak lagi di bali.
  • Tapi dimanapun tempatnya kita tetap harus selalu menaati peraturan yang ada.

Bakso Ngalam mengatakan :

  • Candi Cetho sangat luar biasa karena terletak di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1400 mdpl. Terletak di lereng bagian barat Gunung Lawu, Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
  • Candi Cetho memiliki arsitektur yang mirip dengan candi Suku Maya di Meksiko dan Suku Inca di Peru.
  • Sebuah catatan dari Dedy Indarto yang membahas Candi Cetho yang berkaitan dengan Stargate.
  • Kali ini ada titik centrum utama yang ditandai oleh leluhur Majapahit di Candi Cetho Lereng Gunung Lawu. Sebenarnya bukan punden asli temuan Majapahit, tetapi merupakan punden purba yang direnovasi oleh beberapa dinasti kerajaan kuno dan terakhir disempurnakan oleh Majapahit.
  • Ada pictogram Garuda yang tergelar dihalaman teras punden candi ini, dan bila anda duduk tepat di punggung Garuda maka akan mengarahkan ke 3 gapura yang bila malam hari tepat segaris dengan rasi bintang Orion.

Channel Cendol Dawet mengatakan : 

  • Tempat bersih ,
  • nyaman sejuk ,
  • sedia sandal jepit ,
  • jalan terjal , kendaran harus prima, rekomendasi menggunakan mobil penggerak roda belakang , serta driver yang mempuni karna tanjakan di sertai tikungan tajam ,
  • usahakan naik maupun turun gigi rendah , turun harus gigi rendah agar kampas rem cakram tidak hangus bisa rem blong ,
  • khusus untuk motor matic usahakan sendiri , karna sangat beresiko jika berboncengan , usahakan berhenti sejenak dan siram cakram rem anda saat turun , karna matic sering rem blong,
  • tetap hati hati yang mau ke candi cetho , usahakan kendaraan yang anda gunakan dalam keadaan baik ,
  • bayar tiket masuk 10 ribu ,
  • parkir mobil yang mahal 20 ribu ,

Lisa nur mengatakan :

  • Tiket domestik 10k, dan langsung dipinjamkan selendang.
  • Lokasi pegunungan, barat gunung lawu.
  • Sangat disarankan untuk mengecek kendaraan sebelum kesini, sebagian (mobil) terhenti di beberapa titik karena kemiringan jalan dan berbelok belok.
  • Tempat parkir ada tapi tidak terlalu luas, bis tidak bisa sampai disini, harus memakai jeep dari bawah.
  • Suasana sangat tenang, sejuk, dingin, berangin.
  • Cocok untuk liburan bersama keluarga, ada warung makan juga di bagian samping pintu keluar candi.
  • Disini juga merupakan titik awal pendaki gunung lawu via ceto.
  • Banyak hewan berkeliaran, karena dekat dengan hutan, saat saya di ujung situs candi, saya melihat seekor elang terbang bebas.
  • Jangan lupa! Tidak boleh merusak situs candi, jaga sikap, jaga pikiran dan jaga perkataan.

Bening Kartika mengatakan :

  • Tempatnya bagus banget.
  • Dari tempat parkir mau ke lokasi jalannya tidak terlalu jauh tapi cukup nanjak.
  • Biaya tiket masuk untuk wisatawan lokal Rp.10.000.
  • Pemandangan bagus. Candinya keren banget.
  • Untuk masuk kita diwajibkan memakai jarik dan bayar seikhlasnya untuk perawatan jarik.
  • Disana ada cukup banyak warung yang jual makanan dan souvernir.
  • WC umum sebetulnya cukup banyak tapi biasanya harus bergantian sama pendaki ya biasanya mandi setelah muncak jadi nunggu nya agak lama.
  • Hawanya dingin.
  • Di bagian atas candi ada beberapa pendopo.

Catatan : Untuk harga tiket, fasilitas dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu terutama pada saat liburan, lebaran dan akhir tahun. Sehingga lebih baik untuk memastikan langsung harga tiket dengan menghubungi tempat wisata terkait.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan komentar